Neozep Forte: Kegunaan, Aturan Pakai & Efek Samping

  • June 16, 2021

Kamu sedang mengalami bersin-bersin dan hidung tersumbat? Atau gejala flu lainnya? Pastikan kamu memilih obat flu yang mampu meredakan berbagai gejalanya, seperti Neozep Forte. Selama bertahun-tahun, obat ini telah dipercaya sangat ampuh untuk mengatasi gejala-gejala flu, seperti sakit kepala, demam, hidung tersumbat dan bersin-bersin.

Apa itu Neozep Forte?

Neozep Forte merupakan obat yang berguna untuk meredakan gejala flu, seperti sakit kepala, demam, hidung tersumbat dan bersin-bersin. Neozep Forte termasuk golongan obat bebas tanpa harus menggunakan resep dokter dan sangat mudah didapatkan dimanapun, seperti apotek, toko obat dan minimarket. 

Apa saja kegunaan Neozep Forte?

Neozep Forte memiliki beragam kandungan bahan aktif yang berguna untuk meredakan gejala flu. Berikut kegunaan Neozep Forte berdasarkan kandungannya, antara lain:

  1. Parasetamol

Parasetamol merupakan obat untuk meredakan nyeri dan penurun demam yang biasanya dirasakan oleh seseorang yang menderita flu. 

  1. Salicylamide

Salicylamide berperan sebagai antipiretik dan analgesik yang berguna untuk menurunkan demam dan nyeri akibat peradangan yang terjadi di otot, sendi dan tulang.

  1. Chlorpheniramine Maleate

Chlorpheniramine Maleate berfungsi untuk meredakan gejala akergi, seperti rhinitis dan urtikaria. Obat ini juga sangat ampuh untuk mengatasi antihistamin generasi yang pertama lainnya. 

  1. Phenylpropanolamine HCI

Phenylpropanolamine HCI adalah obat yang berguna untuk mengatasi hidung tersumbat akibat pilek, alergi atau sinusitis. Kandungan obat ini hanya dapat meredakan gejala yang disebabkan penyakit saja bukan menyembuhkan penyebab munculnya gejala penyakit tersebut. 

Bagaimana dosis dan aturan penggunaan Neozep Forte?

Dosis

Dewasa: 1 tablet untuk sekali minum, 3-4 tablet per hari

Anak-anak usia 6 tahun ke atas: ½ tablet untuk sekali minum, 1 1/2-2 tablet per hari

Apa saja hal yang harus diperhatikan sebelum penggunaan Neozep Forte?

Berikut hal penting yang harus diperhatikan dalam penggunaan Neozep Forte, antara lain:

  • Hindari penggunaan obat ini pada seseorang yang memiliki alergi terhadap komponen yang terkandung di dalam obat ini.
  • Hindari penggunaan obat ini kepada penderita tekanan darah tinggi berat, diabetes serta penyakit hati dan ginjal.
  • Hindari penggunaan obat ini pada seseorang yang sedang mengonsumsi obat antidepresan.
  • Penggunaan obat ini dapat menyebabkan kantuk. Jadi, hindari mengoperasikan kendaraan setelah mengonsumsi obat ini.
  • Obat ini tidak disarankan untuk digunakan dalam jangka panjang.
  • Hindari penggunaan obat ini jika sedang mengonsumsi alkohol.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika kamu mengalami susah tidur, jantung berdebar dan pusing yang berkepanjangan.
  • Konsultasi ke dokter terlebih dahulu jika kamu sedang hamil, menyusui atau berencana untuk hamil. 

Apa saja efek samping yang mungkin ditimbulkan karena penggunaan Neozep Forte?

Setiap obat tentunya memiliki efek samping yang mungkin saja bisa terjadi. Penggunaan Neozep Forte mungkin dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti mengantuk,mulut kering, gangguan pencernaan, iritasi lambung dan mulut kering. Tentunya efek samping obat ini mungkin berbeda-beda pada setiap orang.

Kondisi kesehatan seperti apa yang dapat berinteraksi dengan penggunaan obat ini?

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit tentu dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan kamu memberitahu dan berkonsultasi ke dokter dengan masalah medis lainya untuk mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan. Berikut beberapa penyakit yang dapat mempengaruhi penggunaan Neozep Forte, antara lain: 

  • Gangguan hati dan ginjal
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Alergi atau hipersensitif terhadap kandungan dalam obat ini
  • Asma
  • Diabetes
  • Hamil dan menyusui

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*