Manfaat Sambal Bisa Bikin Berat Badan Turun, Ini Alasannya

  • June 16, 2021

Sambal merupakan salah satu sajian khas Indonesia yang memiliki banyak macam dan cita rasanya. Penggemar sambal di Indonesia bisa dibilang sangat banyak. Rasa pedas sambal yang khas, membuat cocok untuk dijadikan teman makan dan bikin makin lahap.

Tetapi, tahukah Anda di balik nikmatnya sambal, ada manfaat sambal yang dapat Anda peroleh? Salah satunya bisa menurunkan berat badan.

Yuk cari tahu alasannya!

Menurunkan Kadar Insulin 

Sebuah penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition menyebut jika manfaat sambal dapat dirasakan bagi mereka yang mengalami kelebihan berat badan atau mengalami penyakit diabetes. 

Hal ini karena cabai yang digunakan sebagai bahan dasar sambal dapat membantu mengontrol kadar insulin secara signifikan setelah makan. Dengan insulin yang lebih baik, kadar gula darah di dalam tubuh juga lebih stabil di rentang normal.

Membantu Proses Oksidasi Lemak 

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti asal UCLA Center for Human Nutrition, Los Angeles tahun 2010 silam membuktikan jika senyawa capsaicin yang terdapat pada sambal dapat membantu berat badan turun.  

Para ahli melibatkan sekitar 34 orang untuk mengonsumsi makanan cair rendah kalori selama 28 hari. Kemudian secara acak, sebagian peserta diberikan suplemen yang mengandung senyawa capsaicin bernama dihydrocapsiate (DCT), sementara sebagian lainnya hanya diberikan pil plasebo. 

Hasilnya, mereka yang mengonsumsi suplemen dengan kandungan DCT dapat meningkatkan proses oksidasi lemak dalam tubuh, bahkan hingga dua kali lipat. Semakin cepat proses oksidasi lemak, maka tubuh akan membakar lebih banyak lemak. Maka tak heran jika berat badan peserta jadi lebih cepat turun karenanya. 

Membakar Kalori 

Zat capsaicin pada cabai menghasilkan rasa pedas dan panas yang diklaim mengurangi lemak tubuh. Hal itu memang masuk akal, karena saat mengonsumsi makanan pedas, tubuh kita mengeluarkan keringat.

Makanan pedas juga membantu membakar lebih banyak kalori. Mengonsumsi sambal cabai rawit membantu membakar sekitar 119 kalori. 

Sebuah penelitian menunjukkan konsumsi capsaicin, biasanya dalam bentuk pil terkonsentrasi, dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Kalori yang dibakar dari peningkatan metabolisme sekitar 50 hingga 70 kalori ekstra setiap hari. Jumlah tersebut setara dengan kalori pada pizza potongan besar. 

Peningkatan itu menghasilkan pembakaran lemak hingga 16 persen. Namun, menurut meta analisis data 2018 dari peneliti Hungaria mengklaim efek itu hanya terjadi pada orang dengan indeks massa tubuh 25 atau lebih tinggi. 

Mengendalikan Nafsu Makan 

Mengonsumsi makanan pedas mengurangi nafsu makan makanan berlemak, manis, dan asin. Makanan pedas membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Hasil penelitian lain yang diterbitkan pada 2014 menjelaskan, makan makanan pedas bisa membantu mengendalikan nafsu makan. Ketika Anda merasakan rasa pedas pada makanan Anda, saat itu juga sebenarnya lidah Anda sedang merasa kesakitan dan kepanasan. Ya, rasa pedas pada dasarnya berasal dari rangsangan sakit dan panas yang diakibatkan oleh zat capsaicin yang ada di dalam cabai.

Nah, itulah alasan mengapa sambal bisa membantu menurunkan berat badan. Manfaat sambal yang beragam tentunya menarik untuk dicoba, tetapi jangan sampai Anda langsung mengonsumsi makanan pedas secara berlebih. 

Senyawa capsaicin dalam cabai dapat memicu gangguan pencernaan bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Selain itu, Anda juga tidak disarankan untuk terlalu mengandalkan sambal untuk menurunkan berat badan.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*