Manfaat Bodrex Migra Untuk Meredakan Gejala Migrain

  • June 4, 2021

Migrain tidak seperti sakit kepala biasa. Orang yang menderita migrain bisa merasakan sakit yang sangat kuat, berdenyut-denyut dan biasanya hanya terjadi pada satu sisi kepala. Gejala migrain yang dapat terjadi termasuk mual, muntah, kesulitan berbicara, mati rasa atau kesemutan, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara. Migrain sering terjadi dalam keluarga dan memengaruhi segala usia. Ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk meredakan gejala migrain, salah satunya adalah Bodrex Migra.

Gejala Migrain

Migrain dapat berkembang dalam empat tahapan yang terpisah. Setiap tahapan migrain memiliki gejala yang berbeda. Tahapan migrain tersebut meliputi:

  • tahap prodrome (pertanda)
  • aura (gejala visual atau kesemutan)
  • tahap sakit kepala (serangan utama)
  • tahap postdrome (pemulihan).

Tetapi, tidak semua orang yang mengalami migrain akan mengalami semua tahapan tersebut.

Tahapan Prodrome 

Tahap prodrome dimulai dari satu jam hingga dua hari sebelum migrain dimulai. Gejala yang dapat ditunjukkan bahwa migrain akan segera menyerang meliputi:

  • kelelahan
  • terjadi perubahan suasana hati seperti cemas atau depresi
  • haus 
  • ingin makanan yang rasanya manis
  • leher terasa kencang atau sakit
  • sembelit
  • mudah marah
  • sering menguap.

Tahap Aura

Tahap aura dapat terjadi tepat sebelum atau selama migrain berlangsung. Aura merupakan gangguan penglihatan yang dapat melibatkan sensasi lain. Gejala ini akan menumpuk secara bertahap, dan bisa berlangsung selama sekitar 20 hingga 60 menit. 

Gejala tahap aura ini meliputi:

  • melihat titik terang atau kilatan cahaya
  • kehilangan kemampuan untuk melihat atau justru melihat bintik hitam
  • merasakan sensasi kesemutan pada lengan atau kaki 
  • mengalami masalah bicara atau ketidakmampuan untuk berbicara (afasia)
  • mengalami dering di telinga.

Tahapan Serangan Utama

Tahap ini meliputi sakit kepala dan gejala lainnya. Hal ini bisa berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Selama serangan migrain, Anda bisa mengalami gejala berikut ini:

  • nyeri berdenyut atau berdenyut di satu atau kedua sisi kepala
  • sangat peka terhadap cahaya, suara atau bau
  • sakit semakin memburuk ketika melakukan aktivitas fisik
  • mual dan muntah
  • sakit perut atau mulas
  • kehilangan selera makan
  • pusing
  • penglihatan menjadi kabur
  • pingsan

Jika Anda mengalami serangan migrain, sebaiknya Anda sering berbaring dalam ruangan yang gelap dan tenang untuk menghindari cahaya, suara dan gerakan. 

Tahap Pemulihan

Selama tahap pemulihan, Anda bisa merasa lelah atau energinya terkuras. Gejala migrain perlahan juga akan menghilang. 

Pengobatan Migrain

Obat untuk meredakan nyeri mungkin cukup untuk mengatasi gejala migrain yang dialami. Obat pereda nyeri yang dapat membantu mengurangi gejala migrain meliputi:

  • ibuprofen
  • aspirin
  • asetaminofen (tylenol)
  • excedrin (aspirin, acetaminophen dan kafein)

Anda juga bisa mengonsumsi obat yang mengandung bahan seperti di atas, salah satunya seperti Bodrex Migra.

Bodrex Migra merupakan obat yang sudah mempunyai sertifikat halal. Tak hanya itu Bodrex Migra juga dipercaya dapat membantu meredakan sakit kepala akibat migrain, karena migrain dapat mengganggu aktivitas dan seringkali disertai rasa mual.

Bodrex Migra mengandung parasetamol 350 mg, kafein 50 mg, dan propifenazon 150 mg. Kandungan parasetamol dan kafein yang terdapat pada Bodrex Migra berguna untuk membantu meredakan rasa nyeri. Sedangkan kandungan propifenazon digunakan untuk mengatasi peradangan. Tak hanya itu, obat ini juga dapat meredakan demam pada orang dewasa tanpa menyebabkan rasa kantuk.

Meski dijual bebas, Bodrex Migra merupakan obat golongan bebas terbatas, sehingga frekuensi penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada kemasan atau mematuhi anjuran dari dokter, apoteker dan tenaga kesehatan lainnya.

Namun, obat Bodrex Migra memiliki efek samping sebagai berikut:

  • Menimbulkan gangguan pencernaan seperti: mual, muntah, nyeri pada perut bagian atas, dan feses menjadi berwarna agak gelap.
  • Menyebabkan gangguan pada kulit seperti: biduran, ruam dan gatal-gatal.
  • Penggunaan obat tersebut dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Diskrasia darah, yaitu sel darah berkembang secara berlebihan yang dapat memicu DNA untuk memproduksi antibodi yang tidak normal.

Perhatian khusus mengonsumsi Bodrex Migra juga harus dilakukan untuk:

  • pasien yang mengonsumsi alkohol
  • pasien penderita penyakit asma
  • pasien yang memiliki gangguan fungsi ginjal

Selain itu, jika terjadi reaksi alergi maka harus segera menghentikan pemakaian obat. Jika nyeri akibat migrain tidak segera reda dalam waktu 3 hari, maka sebaiknya segera menghubungi dokter. Untuk Anda yang ingin menggunakan Bodrex Migra untuk meredakan gejala migrain, Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp 53.544 untuk kemasan isi 25 strip.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*