Neogen Bio Peel dan Alternatif Lakukan Eksfoliasi

  • June 10, 2021

Tidak sulit melakukan eksfoliasi dari rumah sekarang ini. Soalnya, banyak produk eksfoliasi yang dijual di pasaran dengan cara pakai yang praktis. Salah satu yang layak Anda coba adalah Neogen Bio Peel

Ini merupakan produk untuk eksfoliasi yang sudah dipatenkan dan sudah lulus dermatology tested. Cukup dipakai rutin 1—2 kali dalam seminggu, Anda bisa mendapatkan beragam manfaat eksfoliasi dari Niogen Bio Peel, mulai dari mencegah jerawat dan komedo, membuat kulit lebih awet muda, juga mencerahkan kulit Anda. 

Selain memilih produk praktis eksfoliasi yang praktis semacam Neogen Bio Peel, tidak ada salahnya juga Anda mencoba alternatif eksfoliasi menggunakan bahan-bahan alami. Yang jelas dengan menggunakan bahan alami, efek sampingnya lebih mini, dan khasiatnya tidak kalah hebat. Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang cocok untuk Anda jadikan bahan eksfoliasi kulit wajah Anda!

Oat 

Oat bukan hanya sehat untuk pencernaan Anda dan cocok dijadikan menu sarapan. Menjadikan oat sebagai scrub nyatanya adalah bahan eksfoliasi yang sangat baik untuk kulit sensitif. Bukan hanya di waja, scrub oat juga bisa Anda gunakan sebagai lulus untuk sekujur kulit tubuh Anda. 

Gula 

Sudah banyak orang yang melakukan eksfoliasi menggunakan gula. Ini merupakan bahan eksfoliasi yang efektif dan cukup lembut untuk kulit wajah sekalipun. Penggunaan gula sebagai bahan eksfoliasi juga bisa dipertimbangkan bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Menjadikan gula sebagai scrub untuk eksfoliasi wajah Anda dijamin membuat kulit tambah mulus dan kencang, tidak kalah dengan pemakaian produk eksfoliasi praktis seperti Neogen Bio Peel. 

Garam 

Garam bisa menjadi pilihan yang bagus ketika Anda menginginkan pengelupasan kulit yang baik secara keseluruhan. Meluluskan scrub garam ke kulit dapat menghilangkan bagian kulit mati yang kasar dan kering. Jenis bahan eksfoliasi ini sangat cocok bagi Anda yang kerap bermasalah dengan kulit yang kasar ataupun jerawat. Hanya saja, Anda yang memiliki kulit pecah-pecah atau sensitif sebaiknya tidak memilih garam sebagai bahan eksfoliasi karena akan menimbulkan sensasi terbakar dan perih. 

Kopi 

Kopi mungkin bisa menjadi pilihan favorit saat melakukan eksfoliasi. Bahan ini adalah sumber antioksidan yang baik, yang dapat mendorong pembentukan kolagen. Melakukan eksfoliasi dengan kopi akan membuat Anda mendapatkan segala hal baik untuk kulit dan membuatnya awet muda. Mulai dari membuat kulit lebih kencang, meminimalkan kerutan, sampai menyamarkan garis-garis halus dapat dilakukan dengan membuat scrub kopi untuk diaplikasikan sebagai eksfoliasi. 

Soda Kue 

Salah satu barang paling serbaguna yang mungkin sudah Anda miliki di rumah adalah soda kue. Bahan alami ini sering dijadikan andalan untuk membersihkan berbagai perabotan rumah tangga dengan noda membandel. Siapa sangka, Anda juga dapat menggunakan soda kue untuk membuat kulit lebih sehat dan bercahaya. Soda kue dapat dicampurkan ke dalam air dan pembersih wajah Anda guna dijadikan scrub. Lakukan eksfoliasi menggunakan soda kue dan Anda akan tercengang dengan perubahan kulit Anda. Pasalnya, bahan alami ini bisa mencerahkan kulit dengan cepat, sekaligus membuatnya lebih besar secara instan. 

 Madu 

Madu juga punya segudang manfaat untuk kulit. Menjadikan madu sebagai scrub dan melakukan eksfoliasi menggunakan bahan alami ini bisa sangat efektif membuka pori-pori dan membuang kotoran yang menyumbat. Jadi, masalah jerawat sampai komedo bisa ditebas. Penggunaan madu sebagai eksfoliasi juga efektif membuat kulit lebih cerah. 

*** 

Sekarang pilihan makin banyak untuk melakukan eksfoliasi, bukan? Mau yang instan, yang sudah teruji, dan manfaat paten; Anda bisa memilih eksfoliasi menggunakan Neogen Bio Peel. Kalau ingin yang lebih alami dengan khasiat tak kalah banyak, langsung cek saja isi dapur Anda!

Manfaat Bodrex Migra Untuk Meredakan Gejala Migrain

  • June 4, 2021

Migrain tidak seperti sakit kepala biasa. Orang yang menderita migrain bisa merasakan sakit yang sangat kuat, berdenyut-denyut dan biasanya hanya terjadi pada satu sisi kepala. Gejala migrain yang dapat terjadi termasuk mual, muntah, kesulitan berbicara, mati rasa atau kesemutan, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara. Migrain sering terjadi dalam keluarga dan memengaruhi segala usia. Ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk meredakan gejala migrain, salah satunya adalah Bodrex Migra.

Gejala Migrain

Migrain dapat berkembang dalam empat tahapan yang terpisah. Setiap tahapan migrain memiliki gejala yang berbeda. Tahapan migrain tersebut meliputi:

  • tahap prodrome (pertanda)
  • aura (gejala visual atau kesemutan)
  • tahap sakit kepala (serangan utama)
  • tahap postdrome (pemulihan).

Tetapi, tidak semua orang yang mengalami migrain akan mengalami semua tahapan tersebut.

Tahapan Prodrome 

Tahap prodrome dimulai dari satu jam hingga dua hari sebelum migrain dimulai. Gejala yang dapat ditunjukkan bahwa migrain akan segera menyerang meliputi:

  • kelelahan
  • terjadi perubahan suasana hati seperti cemas atau depresi
  • haus 
  • ingin makanan yang rasanya manis
  • leher terasa kencang atau sakit
  • sembelit
  • mudah marah
  • sering menguap.

Tahap Aura

Tahap aura dapat terjadi tepat sebelum atau selama migrain berlangsung. Aura merupakan gangguan penglihatan yang dapat melibatkan sensasi lain. Gejala ini akan menumpuk secara bertahap, dan bisa berlangsung selama sekitar 20 hingga 60 menit. 

Gejala tahap aura ini meliputi:

  • melihat titik terang atau kilatan cahaya
  • kehilangan kemampuan untuk melihat atau justru melihat bintik hitam
  • merasakan sensasi kesemutan pada lengan atau kaki 
  • mengalami masalah bicara atau ketidakmampuan untuk berbicara (afasia)
  • mengalami dering di telinga.

Tahapan Serangan Utama

Tahap ini meliputi sakit kepala dan gejala lainnya. Hal ini bisa berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Selama serangan migrain, Anda bisa mengalami gejala berikut ini:

  • nyeri berdenyut atau berdenyut di satu atau kedua sisi kepala
  • sangat peka terhadap cahaya, suara atau bau
  • sakit semakin memburuk ketika melakukan aktivitas fisik
  • mual dan muntah
  • sakit perut atau mulas
  • kehilangan selera makan
  • pusing
  • penglihatan menjadi kabur
  • pingsan

Jika Anda mengalami serangan migrain, sebaiknya Anda sering berbaring dalam ruangan yang gelap dan tenang untuk menghindari cahaya, suara dan gerakan. 

Tahap Pemulihan

Selama tahap pemulihan, Anda bisa merasa lelah atau energinya terkuras. Gejala migrain perlahan juga akan menghilang. 

Pengobatan Migrain

Obat untuk meredakan nyeri mungkin cukup untuk mengatasi gejala migrain yang dialami. Obat pereda nyeri yang dapat membantu mengurangi gejala migrain meliputi:

  • ibuprofen
  • aspirin
  • asetaminofen (tylenol)
  • excedrin (aspirin, acetaminophen dan kafein)

Anda juga bisa mengonsumsi obat yang mengandung bahan seperti di atas, salah satunya seperti Bodrex Migra.

Bodrex Migra merupakan obat yang sudah mempunyai sertifikat halal. Tak hanya itu Bodrex Migra juga dipercaya dapat membantu meredakan sakit kepala akibat migrain, karena migrain dapat mengganggu aktivitas dan seringkali disertai rasa mual.

Bodrex Migra mengandung parasetamol 350 mg, kafein 50 mg, dan propifenazon 150 mg. Kandungan parasetamol dan kafein yang terdapat pada Bodrex Migra berguna untuk membantu meredakan rasa nyeri. Sedangkan kandungan propifenazon digunakan untuk mengatasi peradangan. Tak hanya itu, obat ini juga dapat meredakan demam pada orang dewasa tanpa menyebabkan rasa kantuk.

Meski dijual bebas, Bodrex Migra merupakan obat golongan bebas terbatas, sehingga frekuensi penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada kemasan atau mematuhi anjuran dari dokter, apoteker dan tenaga kesehatan lainnya.

Namun, obat Bodrex Migra memiliki efek samping sebagai berikut:

  • Menimbulkan gangguan pencernaan seperti: mual, muntah, nyeri pada perut bagian atas, dan feses menjadi berwarna agak gelap.
  • Menyebabkan gangguan pada kulit seperti: biduran, ruam dan gatal-gatal.
  • Penggunaan obat tersebut dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Diskrasia darah, yaitu sel darah berkembang secara berlebihan yang dapat memicu DNA untuk memproduksi antibodi yang tidak normal.

Perhatian khusus mengonsumsi Bodrex Migra juga harus dilakukan untuk:

  • pasien yang mengonsumsi alkohol
  • pasien penderita penyakit asma
  • pasien yang memiliki gangguan fungsi ginjal

Selain itu, jika terjadi reaksi alergi maka harus segera menghentikan pemakaian obat. Jika nyeri akibat migrain tidak segera reda dalam waktu 3 hari, maka sebaiknya segera menghubungi dokter. Untuk Anda yang ingin menggunakan Bodrex Migra untuk meredakan gejala migrain, Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp 53.544 untuk kemasan isi 25 strip.

Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, RS Kurnia Cilegon Tetap Melayani Pasien Umum

  • June 2, 2021

Rumah Sakit Umum Kurnia Cilegon merupakan rumah sakit yang terletak di Jalan Jombang Masjid No. 4, Kel. Jombang Wetan, Kec. Jombang, Kota Cilegon, Banten. 

RS Kurnia Cilegon memiliki visi Menjadi Pusat Pelayanan Kesehatan yang Berkualitas dan Mengutamakan Keselamatan Pasien di Wilayah Kota Cilegon dan Sekitarnya.

Dibangun di atas areal seluas 2775 M2 dengan konsep desain yang menciptakan lingkungan bersahabat, RS Kurnia Cilegon dilengkapi dengan fasilitas dan pelayanan yang cukup memadai. 

Sejarah singkat RS Kurnia Cilegon

RS Kurnia Cilegon merupakan pengembangan dari Rumah Bersalin Kurnia, yang memulai kegiatan operasional pada tahun 1982. Dalam kurun waktu 21 tahun perjalanan, ditambahkan fasilitas pelayanan obsterik dan ginekologi serta pelayanan poli umum 24 jam sejalan dengan semakin pesatnya perkembangan pelayanan kesehatan di Kota Cilegon. 

RS Kurnia menekankan budaya SIMPATI, yaitu Senyum, Integritas tinggi, Mutu, Peduli, Aman, Tepat, dan Ihsan. Agar seluruh masyarakat bisa menikmati fasilitas kesehatan, RS Kurnia Cilegon menerima pasien asuransi pemerintah seperti BPJS Kesehatan, maupun asuransi umum, perusahaan, atau industri. 

Fasilitas dan Pelayanan RS Kurnia Cilegon

RS Kurnia Cilegon melayani pasien dari hari Senin-Minggu, dengan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ambulans 24 jam setiap hari. Rumah sakit ini didukung oleh dokter profesional dan ahli di bidangnya, yang memberikan pelayanan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yaitu:

  • Dokter Umum
  • Dokter Gigi
  • Spesialis Penyakit Dalam
  • Spesialis Kebidanan dan Kandungan
  • Spesialis Anak
  • Spesialis Bedah
  • Spesialis Mata
  • Spesialis THT
  • Spesialis Kulit dan Kelamin
  • Spesialis Konservasi Gigi
  • Spesialis Urologi
  • Spesialis Saraf
  • Spesialis Paru
  • Spesialis Orthopedi
  • Spesialis Radiologi

Adapun penunjang medis lainnya meliputi:

  • Laboratorium (Patologi Klinis)
  • Instalasi Farmasi / Apotek
  • USG dan Radiologi (Rontgen)
  • Ruang Operasi
  • EKG
  • Fisioterapi
  • Instalasi Gizi

Untuk pasien rawat inap akan diberikan empat pilihan kamar dengan fasilitas yang berbeda, yaitu kelas VIP, ruang perawatan kelas I, II, dan III. 

Bagin pasien dengan kondisi tertentu, disediakan ruang perawatan khusus dan intensif seperti ruang HCU, isolasi, perinatologi, dan ruang perawatan bayi. 

RS Kurnia Cilegon ditunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Membludaknya kasus penyebaran Covid-19 membuat Pemerintah Kota Cilegon menunjuk RS Kurnia Cilegon sebagai rumah sakit rujukan Covid-19. RS Kurnia diminta untuk menambah ruang isolasi perawatan pasien Covid-19. Hal ini dikarenakan penuhnya ruang isolasi di RSUD Cilegon dan  wisma karantina untuk pasien kategori orang tanpa gejala (OTG) Trans Hotel. 

Dilansir dari Beritasatu, untuk solusi jangka pendek sudah teratasi karena beberapa pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sudah bisa pulang ke rumah. Tren penambahan kasus baru positif Covid-19 di Kota Cilegon pun tidak terlalu melonjak seperti sebelumnya, sehingga tidak ada pasien Covid-19 terlantar. 

Adapun RS Kurnia Cilegon diminta untuk tetap menyiapkan ruang isolasi tambahan khusus untuk merawat pasien Covid-19 jika seandainya kasus Covid-19 kembali meningkat. Solusi lainnya adalah dengan memindahkan pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) untuk dirawat di rumah masing-masing dengan pengawasan dari petugas medis dan tim Satgas Penanganan Covid-19. 

Walaupun menjadi rumah sakit rujukan Covid-19, hingga kini RS Kurnia Cilegon tetap melayani pasien non-covid dengan menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19, seperti pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan APD (seperti masker, sarung tangan, dan faceshield), budaya cuci tangan, dan jaga jarak. 

Catatan

Untuk membuat janji temu dan konsultasi dokter, Anda bisa menghubungi hotline RS Kurnia Cilegon atau datang langsung ke bagian registrasi faskes terkait.