Kapan Waktu Terbaik Melakukan PCR Swab atau Tes Antigen?

  • August 26, 2021

Mungkin banyak orang yang masih bingung kapan seharusnya melakukan tes Antigen dan kapan melakukan PCR swab. Meski sama-sama dengan metode usap, namun kedua jenis tes swab ini jelas berbeda. 

Tes pemeriksaan Covid-19 ini penting dilakukan untuk mendeteksi dengan cepat apakah seseorang terinfeksi virus Corona atau tidak. Apalagi pada orang yang merasakan gejala-gejala Covid-19 atau orang yang melakukan kontak dengan pasien Covid.

PCR swab bisa mendeteksi materi genetik dari virus penyebab Covid-19. Sedangkan tes Antigen bisa mendeteksi protein spesifik virus Corona. Cara kerja kedua tes ini juga berbeda meskipun sama-sama mengambil sampel lendir dari hidung dan atau tenggorokan.

Kenali Cara Kerja Pemeriksaan Covid-19 dengan PCR Swab dan Antigen

Pemeriksaan corona sebaiknya dilakukan ketika virus sudah terdeteksi di dalam tubuh. Tes ini baru bisa mendeteksi ketika jumlah virus dalam tubuh sudah melebihi ambang batas deteksi. Jika masih di bawah itu, maka tes tidak dapat mendeteksi penyakit meskipun di dalam tubuh terdapat virus.

Ambang batas deteksi atau limit of detection dari PCR swab ternyata lebih rendah dibanding tes antigen. Sehingga akan lebih akurat dalam mendeteksi penyakit. 

PCR swab ini umumnya baru bisa mendeteksi penyakit Corona di hari ketiga setelah melakukan kontak dengan pasien yang positif Covid-19. Sedangkan tes Antigen baru mendeteksi 3-4 hari setelah seseorang kontak dengan virus Covid.

Sedangkan gejala biasanya baru muncul di hari kelima tubuh terinfeksi. Sebab, saat itulah jumlah virus sudah banyak dan mencapai puncaknya. Di hari 5-7 inilah tes PCR paling akurat dan tes antigen pun sangat akurat.

Namun, setelah mencapai puncaknya, jumlah virus corona dalam tubuh akan menurun. Ketika dilakukan tes Antigen saat jumlah virus di ambang batas deteksi, maka hasilnya akan negatif. Ini ada di kisaran 5-7 hari setelah muncul gejala. 

Sedangkan jika dites menggunakan PCR saat jumlah virus masih di atas kisaran ambang batas PCR, hasil tes akan tetap positif. Hasil tes PCR bisa positif hingga 17-21 hari sejak pertama kali terjadi infeksi virus Covid-19.

Waktu Terbaik Melakukan Tes Antigen atau PCR

Berbagai kondisi tentu punya waktu terbaik kapan seharusnya melakukan pemeriksaan Covid-19.

  • Orang yang kontak erat dengan Covid-19 namun gejala ringan atau tanpa gejala

Orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien Covid-19 bisa saja menunjukkan gejala yang ringan atau tanpa gejala sama sekali. Jika kondisinya demikian, maka disarankan untuk melakukan tes antigen atau PCR swab sesegera mungkin. 

Jika setelah melakukan pemeriksaan hasilnya positif, maka tidak perlu mengulang tes lagi. Segera lakukan isolasi dan mendapat penanganan sesuai dengan kondisi dan pedoman isolasi.

Namun, jika hasilnya negatif, maka dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri saja. Lakukan pemeriksaan kembali di hari kelima setelah melakukan kontak erat untuk memastikan hasilnya valid dan tepat. Hal ini dianjurkan mengingat jumlah virus mencapai puncaknya di hari kelima. 

Bila hasil tes kedua positif, maka lanjutkan isolasi sesuai dengan gejala dan waktunya. Namun, bila hasil tesnya negatif, Anda bisa mengakhiri masa isolasi mandiri, pastikan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

  • Orang yang bergejala dan membutuhkan perawatan di rumah sakit

Jika seseorang merasakan gejala Covid-19 dan butuh perawatan medis di rumah sakit, maka segera lakukan tes PCR atau tes antigen ketika gejala mulai muncul. Bila hasilnya positif, maka akan diberikan perawatan sesuai pedoman isolasi berdasarkan gejala yang dirasakan. Bila negatif dari hasil Antigen, maka lanjutkan karaktina dan ulangi dengan tes PCR besok harinya. 

Melakukan pengulangan PCR swab ini sebagai konfirmasi, perlu dilakukan oleh orang yang merasakan gejala hingga membutuhkan perawatan medis di rumah sakit. 

Saat hasilnya positif, maka statusnya akan menjadi pasien konfirmasi sehingga perlu melakukan isolasi. Jika hasil tes menyatakan negatif, maka pasien sakit bukan karena Covid-19.

Jadi penting sekali untuk melakukan tes swab untuk memastikan kondisi Anda dengan lebih jelas. Jika positif terinfeksi virus Corona, maka perlu diberikan penanganan medis sesuai kondisinya. Selain itu, ini akan memudahkan untuk mendeteksi sehingga penyebaran virus ke orang lain bisa diputus lebih cepat.