Selain Scabimite, ini Cara Efektif Atasi Kudis

  • November 16, 2021

Ruam kudis adalah sebuah kondisi kulit yang disebabkan karena tungau kecil yang bernama Sarcoptes scabiei. Tungau ini akan mengubur diri di bawah kulit, menyebabkan sensasi gatal dan terasa tidak nyaman. Tungau kudis dapat menyebabkan ruam, kemerahan, dan lepuhan pada kulit. Kudis tidak akan sembuh tanpa perawatan seperti Scabimite, dan kondisi ini sangat menular. Tungau kudis akan mengeluarkan telur dan telur akan menetas setelah beberapa hari, untuk kemudian keluar ke permukaan kulit dan menyebabkan siklus yang berulang. 

Selain penggunaan obat seperti Scabimite, ada pula perawatan tradisional kudis. Sayangnya, kebanyakan dari jenis perawatan tradisional tersebut dapat menyebabkan efek samping yang serius. Bahkan beberapa orang tidak memberikan respon apapun terhadap perawatan jenis ini. Oleh karena itulah, Anda harus memilih jenis perawatan kudis yang alami yang dengan efektif dapat mengatasi infestasi mengganggu tersebut. 

  • Minyak pohon teh. Salah satu perawatan alami selain Scabimite yang efektif mengatasi kudis adalah minyak pohon teh. Minyak ini sangat efektif karena mampu mengatasi rasa gatal dan dapat menyembuhkan ruam pada kulit. Sayangnya, minyak ini tidak efektif untuk mengatasi telur yang terpendam jauh di dalam kulit. Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak pohon teh ke dalam air dan menyemprotkannya ke tempat tidur atau pakaian. Sebuah tinjauan studi tahun 2016 menyatakan bahwa minyak pohon teh merupakan pilihan perawatan kudis yang menjanjikan, terutama pada kasus-kasus yang tidak membaik terhadap perawatan biasa. Minyak pohon teh juga menunjukkan efektif digunakan untuk merawat kudis dalam uji laboratorium dan pada manusia, meskipun uji terkontrol random masih diperlukan. Sangat mungkin bagi seseorang untuk menderita alergi terhadap minyak pohon teh. Jika Anda menderita reaksi alergi, hentikan penggunaan. 
  • Neem. Krim, sabun, dan minyak neem dapat menjadi perawatan alternatif bermanfaat untuk mengatasi kudis. Neem mengandung sifat analgesic, antibakteri, dan juga anti peradangan. Senyawa aktif neem telah menunjukkan mampu membunuh kudis dalam tes laboratorium. Studi tahun 2008 ini menemukan bahwa menggunakan sampo ekstrak biji neem dapat sukses menyembuhkan anjing yang diserang kudis. Kebanyakan anjing yang mendapatkan perawatan menunjukkan kemajuan yang signifikan hanya dalam waktu tujuh hari. Setelah 14 hari penggunaan, 8 dari 10 anjing sembuh total, dan sisanya hanya memiliki sedikit tungau. Studi lanjutan pada manusia dibutuhkan. 
  • Lidah buaya. Gel lidah buaya memiliki efek menyembuhkan dan menenangkan ketik digunakan pada kulit yang terbakar sinar matahari. Lidah buaya juga dapat meringankan gejala kudis dan membunuh tungau kudis. Sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa gel lidah buaya sama suksesnya dengan benzyl benzoate (perawatan resep yang biasa digunakan) dalam merawat kudis. Selain itu, tidak ada efek samping yang terlihat dalam penggunaan lidah buaya. Akan tetapi, ini hanyalah studi kecil yang melibatkan 16 orang dan penggunaan lidah buaya. Oleh karena itu, ukuran sampel yang lebih besar dibutuhkan. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan lidah buaya sebagai alternatif perawatan kudis, pastikan Anda memilih lidah buaya murni yang tidak mengandung zat tambahan apapun. 

Kudis tidak akan sembuh hanya dalam waktu satu malam saja. Anda akan merasa gatal dan tidak nyaman selama beberapa waktu. Perawatan yang biasa digunakan untuk melawan kudis adalah Scabimite. Anda juga bisa mempraktikkan beberapa cara alternatif tersebut di atas. Selain itu, Anda harus memiliki kebiasaan yang sehat dalam masa perawatan agar Anda dapat pulih dengan lebih cepat. Berolahraga dan makan makanan yang bergizi, karena keduanya merupakan dua faktor penting dalam pemulihan kudis.

3 Kandungan Utama Feroglobin Sebagai Penyempurna Asupan Nutrisi

  • October 15, 2021

Feroglobin ialah suplemen tambahan untuk dapat membantu tubuh memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Dapat digunakan untuk membantu anak selama masa pertumbuhannya. Selain itu, Feroglobin juga dapat dikonsumsi dalam masa proses pernyembuhan tubuh pasca mengalami sakit. 

Feroglobin memiliki 3 varian jenis bentuk seperti, sirup, kapsul, dan drops. Jenis Feroglobin kapsul biasa untuk konsumsi remaja dan orang dewasa, Feroglobin sirup dapat dikonsumsi dewasa maupun anak-anak dengan rentang usia dari 3-12 tahun dengan dosis yang berbeda. Feroglobin jenis drops untuk bayi berusia 0-3 tahun. 

Dikarenakan suplemen ini sangatlah aman bagi tubuh dan tidak memiliki adanya efek samping serius yang dapat ditimbulkan. Feroglobin juga dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu yang dalam masa pemulihan nifas. Salah satu kemungkinan efek samping ringan yang sangat jarang terjadi ialah feses dapat menjadi berwarna lebih gelap, serta gangguan pencernaan ringan bagi orang yang tidak cocok mengonsumsi suplemen ini. Meski begitu, hal tersebut sangatlah jarang terjadi.

Nah, penggunaannya yang dikenal aman ini lah, dikarenakan memiliki beberapa kandungan di dalamnya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Apa saja sih, yuk bahas dibawah ini. Di dalam sendok takaran per 5 ml Feroglobin sirup memiliki kandungan :

  1. Mengandung Fe (Zat Besi)

Zat besi dikenal menjadi kebutuhan nutrisi utama tubuh. Berfungsi sebagai pembantu terjadinya proses peredaran darah. Zat besi sangat penting untuk mencegah terjadinya anemia (kekurangan sel darah merah). Adanya zat besi membantu untuk pembentukkan hemoglobin (Hb) sebagai media yang akan membawa oksigen ke seluruh tubuh manusia. Zat besi ini menjadi sangat penting karena setiap saatnya sel darah merah akan hancur pada waktunya, bisa melalui luka dalam maupun luka luar. Jika seseorang kekurangan zat besi hingga hemoglobinnya menurun, ini yang menyebabkan terjadinya defisiensi zat besi atau anemia. Dengan mengonsumsi suplemen tambahan Feroglobin, bisa menjaga tubuh dari terjadinya anemia, dan menjadi membentuk antianemia bagi tubuh.

  1. Kandungan Seng (Zn)

Zinc atau Seng memiliki tugas sebagai pembantu untuk merangsang berbagai enzim-enzim berbeda yang ada di tubuh manusia. Seseorang dengan asupan zinc yang kurang, akan lebih rentan terhadap penyakit. Bahkan menjadi salah satu penyebab ratusan ribu kematian anak di seluruh dunia setiap tahunnya. Berfungsi sebagai pengatur kekebalan tubuh manusia, meredakan diare, membantu penyembuhan luka, dapat membantu mempersingkat penyakit pilek, berpengaruh dalam pembentukan ingatan, hingga dapat mencegah pneumonia, dan masih banyak lainnya.

  1. Berbagai Vitamin B (B12, B1, B2, B6, dan B3)

Terdapat berbagai kandungan keluarga Vitamin B kompleks dalam Feroglobin sirup. 

  • Vitamin B12 (cobalamin) dibutuhkan untuk kesehatan fungsi otak, jaringan syaraf, membantu memproduksi sel darah merah, membuat dan juga mengatur DNA manusia. 
  • Vitamin B1 atau tiamin sebagai kandungan penting dalam metabolisme glukosa, dan menjadi kunci dari syaraf, otot, dan jantung. Membantu mencegah adanya komplikasi di sistem syaraf, otot, otak, jantung, usus, dan perut. 
  • Vitamin B2 (riboflavin) berfungsi membantu memecah lemak, protein, dan juga karbohidrat untuk dijadikan energi yang dapat digunakan oleh tubuh nantinya. 
  • Vitamin B6 dibutuhkan oleh sistem syaraf pusat manusia. Memproduksi serotonin dan norepinefrin, dan juga pembentuk mielin. Ini merupakan sistem syaraf yang mengatur maupun mempengaruhi sikap, perilaku, maupun emosi dari seseorang.
  • Vitamin B3 (niacin) berfungsi sebagai pengubah makanan yang dikonsumsi menjadi energi. Setelah lemak, protein, dan karbohidrat di pecah oleh Vitamin B2, kemudian Vitamin B3 mengatur untuk mengubahnya menjadi energi untuk digunakan manusia melakukan berbagai aktivitas. Selain itu, Vitamin B3 dapat membantu menurunkan kolesterol, anti-inflamasi, dan antioksidan dalam tubuh.

Tak hanya itu saja, masih banyak kandungan lainnya yang terdapat dalam Feroglobin, seperti copper, manganese, folic acid, pantothenic acid, Ca glycerophosphate, dan lysine monohydrochloride.

Meski Feroglobin ini memiliki kandungan kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, perlu diperhatikan tidak semua orang memerlukan tambahan suplemen berbasis zat besi. Feroglobin ini memiliki pengecualian untuk dikonsumsi di sebagian kondisi orang, seperti bagi penderita talasemia (penyakit kelainan darah). Tidak disarankan mengonsumsi suplemen ini untuk penderita talasemia, dikarenakan kemungkinannya dapat terjadi adanya penumpukan zat besi di dalam tubuh. 

Selain itu, untuk konsumsi Feroglobin agar semakin maksimal, penggunaan Feroglobin yang kaya akan zat besi tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan dengan suplemen lain yang mengandung natrium, karena dapat menyebabkan adanya absorpsi (penyerapan zat) pada produk yang mengandung zat besi.

Nah, pentingnya kebutuhan nutrisi harian tubuh dapat dibantu dengan tambahan konsumsi suplemen. Yuk, mencegah dan mulai menjaga kesehatan tubuh.

5 Rekomendasi Suplemen Vitamin Neurotropik Seperti Neurobion Tablet

  • October 8, 2021

Seluruh gerakan pada tubuh manusia dipengaruhi oleh sistem saraf sehingga kesehatannya sangat penting bagi tubuh. Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan sistem saraf adalah dengan konsumsi suplemen neurotropik seperti Neurobion tablet atau merek suplemen lainnya.

Sistem saraf manusia ini terdiri dari saraf pusat dan saraf tepi. Untuk mencegah agar sistem saraf ini tidak rusak, maka perlu mencukupi kebutuhan vitamin neurotropik. 

Mengenal Vitamin Neurotropik

Vitamin neurotropik merupakan vitamin yang khusus untuk menutrisi sistem saraf. Jenis vitamin neurotropik adalah vitamin B, khususnya vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. 

Masing-masing jenis vitamin ini punya fungsinya untuk kesehatan saraf tubuh. Seperti vitamin B1 atau tiamin yang berguna membantu sel mengubah karbohidrat, protein, dan lemak, menjadi energi. Dari hasil inilah energi yang digunakan untuk bekerja oleh tubuh, termasuk sistem saraf dan otak.

Tiamin juga berfungsi melindungi sel saraf dari kerusakan dan mendukung aktivitas saraf. Tubuh yang kekurangan tiamin ini akan menyebabkan munculnya berbagai gejala seperti kesemutan, menurunnya kemampuan refleks, hingga tubuh lesu.

Selain vitamin B1, ada pula vitamin B6 atau piridoksin yang memiliki fungsi untuk membawa, mempercepat, hingga menyeimbangkan pengiriman sinyal dari satu saraf ke saraf yang lain menuju jaringan tubuh. 

Tidak hanya itu, vitamin B6 juga penting untuk membentuk myelin, yaitu selubung pelindung sel saraf yang bisa mempercepat pengiriman sinyal. Myelin yang rusak akan menghambat penghantaran pengiriman sinyal dan sel saraf mengalami kerusakan.

Biasanya saraf yang rusak karena kurangnya vitamin B6 menyebabkan munculnya berbagai gejala seperti kebas, kesemutan, hingga gangguan keseimbangan.

Vitamin B12 atau kobalamin juga termasuk dalam vitamin neurotropik yang berfungsi membantu produksi sel darah merah, menjaga fungsi normal sistem saraf, hingga membentuk DNA. 

Kobalamin ini juga membantu metabolisme karena jenis vitamin inilah yang diperlukan dalam produksi energi dan asam lemak. Tubuh yang kekurangan vitamin B12 akan menyebabkan munculnya berbagai gejala berupa kesemutan, kebas, hingga kerusakan permanen di sel otak dan sistem saraf.

Rekomendasi Suplemen Vitamin Neurotropik Terbaik

  1. Neurobion Tablet

Suplemen untuk kesehatan sistem saraf pertama yang bisa dicoba adalah Neurobion tablet. Suplemen ini sudah bersertifikat halal yang dapat menjaga kesehatan fungsi saraf dan juga bisa mencegah nyeri saraf. 

Neurobion tablet mengandung kombinasi vitamin B1, B6, dan B12, yang merupakan jenis vitamin neurotropik. Kelompok vitamin inilah yang berguna menjaga kesehatan sistem saraf. 

Seperti vitamin B1 berguna memberikan energi pada sel saraf. Vitamin B6 bekerja membantu transmisi informasi. Sedangkan vitamin B12 atau kobalamin berfungsi untuk pembentukan myelin yang akan melindungi serat saraf serta menunjang kecepatan transmisi sinyal.

Secara umum, suplemen Neurobion tablet ini berkhasiat untuk:

  • Memelihara kesehatan fungsi saraf dan metabolisme tubuh
  • Mencegah penyakit karena kekurangan vitamin B
  • Membantu regenerasi sistem saraf
  • Membantu pemulihan pasien penyakit beri-beri dan anemia karena defisiensi vitamin B.
  1. Nutrimax B Complex

Suplemen ini berguna mencukupi kebutuhan vitamin B kompleks untuk kesehatan tubuh. Apalagi untuk orang yang punya aktivitas fisik tinggi, mudah lelah dan pegal-pegal, sehingga perlu menambah asupan vitamin B kompleks. 

Suplemen dari Nutrimax ini mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B12, folic acid, biotin, inositol, PABA, dan choline. 

Nutrisi dalam suplemen ini bermanfaat bagi otak dan sistem saraf dalam mengatasi kelelahan, mengatasi stres, meningkatkan daya tahan tubuh, menambah energi, stamina dan juga mengatasi pegal-pegal. Selain itu juga bisa meningkatkan nafsu makan, mencegah anemia, memperbaiki sistem pencernaan, hingga menjaga kesehatan kulit, otot, rambut, hingga jantung.

  1. Nature’s Plus B-complex 

Suplemen dari Nature’s Plus ini bisa dikonsumsi oleh lansia yang sudah sering mengalami kaki dan tangan kesemutan. Di dalamnya mengandung nutrisi yang berguna menjaga kesehatan sistem saraf, metabolisme, dan melancarkan peredaran darah. 

Nature’S Plus B-Complex with Rice Bran bisa memilihara kesehatan kulit, hati, rambut, mulut, peristaltik usus, mengurangi rasa cemas, hingga meningkatkan fungsi otak.

Kandungan di dalamnya beragam, seperti vitamin B1, B2, niacin, B6, folate, B12, biotin, pantothenic acid, choline, inositol, dan PABA.

  1. Vitabiotics Ultra Vit B Complex

Vitabolic ultra ini adalah produk suplemen yang mengandung delapan macam jenis vitamin B yang penting membantu menjaga kesehatan tubuh. Kandungan tersebut adalah vitmain B1, B2, niacin, B6, B12, folic acid, biotin, dan pantothenic acid.

Manfaat lain dari suplemen ini adalah untuk menjaga kesehatan jantung, fungsi sistem kekebalan tubuh, hingga homosistein. 

Multivitamin ini cocok dikonsumsi oleh atlet olahraga, pekerja yang sangat sibuk, vegan dan vegetarian, hingga lansia yang berusia 50 tahun ke atas.

  1. Fatigon Spirit

Suplemen yang satu ini berkhasiat memelihara dan menambah stamina tubuh, dan juga membantu proses metabolisme. Fatigon spirit ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan juga mengembalikan kesegaran tubuh setelah bekerja keras.

Produk ini tentu tidak direkomendasikan untuk anak-anak, penderita hipertensi, wanita hamil dan menyusui. 

Suplemen Fatigon Spirit ini mengandung L-carnitine, BCAA, nano ginseng extract, vitamin B1, B6, B12, dan guaranine. 

Itulah beberapa rekomendasi produk suplemen neurotropik untuk menjaga kesehatan saraf tubuh. Bisa pilih suplemen Neurobion tablet hingga Fatigon Spirit.

Bisolvon Tablet Mengandung Bromhexine, Apakah Itu?

  • July 5, 2021

Bisolvon tablet merupakan obat yang cukup ampuh mengatasi batuk berdahak. Hal ini disebabkan oleh kandungan bromhexine di dalamnya.

Tidak banyak yang mengetahui tentang kandungan satu ini dan juga efek samping apa yang bisa ditimbulkan saat mengonsumsinya. Berikut adalah penjelasannya.

Apa itu Bromhexine?

Bromhexine merupakan obat yang digunakan untuk mengencerkan dahak yang ada di saluran pernapasan sehingga membantu melegakan pernapasan Anda saat mengalami batuk berdahak. Salah satu merk yang menggunakan obat ini adalah Bisolvon tablet.

Obat ini bekerja dengan mengencerkan dahak kental yang mengganggu di saluran pernapasan sehingga dapat dengan mudah Anda keluarkan sekaligus saat batuk. Dahak bisa muncul karena berbagai masalah kesehatan, seperti demam, infeksi saluran pernapasan, flu, dan lainnya.

Tidak hanya dalam bentuk tablet, bromhexine juga kadang terdapat dalam bentuk sirup untuk mempermudah pengenceran dahak. Obat yang tergolong dalam kelas mukolitik ini juga dapat membantu mekanisme alami tubuh untuk menyingkirkan dahak penyebab radang di tenggorokan. 

Di dalam satu tablet Bisolvon terkandung 8 mg Bromhexine Hydrochloride. Setelah penggunaan, umumnya Anda akan sering batuk untuk membantu mengeluarkan dahak yang sudah mengencer. 

Efek samping Bromhexine

Sama seperti semua jenis obat, bromhexine juga memiliki efek samping tersendiri. Umumnya, obat ini dapat diterima baik namun bisa saja ada efek samping yang muncul.

Beberapa efek samping yang bisa terjadi antara lain:

  • Reaksi sensitif terhadap kekebalan tubuh
  • Gangguan sistem pencernaan
  • Ruam kulit
  • Gangguan pernapasan
  • Mual dan muntah
  • Kelelahan
  • Diare
  • Mulut kering
  • Sakit kepala dan berkunang-kunang
  • Kelopak mata membengkak (sekitar mata, wajah, bibir, atau lidah juga bisa terjadi) karena reaksi alergi
  • Nocturnal enuresis (sering kencing di malam hari)
  • Iritasi telinga
  • Keringat dingin

Selain efek samping yang bisa terjadi, ada beberapa efek samping yang jarang terjadi dan lebih serius, seperti syok anafilaktik, bronkospasme, angioedema, infeksi saluran pernapasan, infeksi tenggorokan, urtikaria, dan pruritus.

Apabila Anda mengalami beberapa efek samping serius di atas, jangan diabaikan dan segera periksakan ke dokter. Sebab, bromhexine juga bisa menyebabkan masalah kesehatan serius. 

Kontraindikasi Bromhexine

Dengan berbagai macam risiko efek samping, baik yang ringan maupun yang serius, tentunya bromhexine memiliki kontraindikasi untuk kondisi kesehatan tertentu. Berikut adalah kondisi-kondisi yang tidak disarankan untuk mengonsumsi bromhexine:

1. Kerusakan organ hati

Risiko efek samping yang bisa muncul akibat bromhexine bisa menurunkan kondisi kesehatan, penggunaan obat ini harus berhati-hati bila Anda memiliki riwayat penyakit hati. Konsultasikan kepada dokter untuk mempertimbangkan manfaat dan risiko serta mendapatkan dosis yang tepat.

2. Tukak lambung

Bromhexine dapat memperburuk kondisi orang yang memiliki tukak lambung atau pernah mengidapnya. Oleh karena itu obat ini tidak disarankan bila Anda memiliki riwayt penyakit tukak lambung dan pencernaan lainnya.

3. Ibu hamil

Ibu hamil tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini kecuali benar-benar dibutuhkan. Sebelum Anda mengonsumsi obat ini, konsultasikan pada dokter mengenai komplikasi dan manfaat yang bisa Anda dapatkan agar menghindari kemungkinan buruk pada janin maupun Anda sendiri.

4. Ibu menyusui

Selain ibu hamil, ibu menyusui juga tidak disarankan mengonsumsi obat ini selama menyusui, sebab bromhexine di dalam Bisolvon tablet dan merk lainnya bisa terbawa ke dalam ASI. Saat terminum oleh bayi, kemungkinan besar bisa menyebabkan efek samping yang serius pada bayi. 

Mengonsumsi obat-obatan memang tidak bisa sembarangan, bahkan obat-obatan yang dapat Anda beli dengan bebas di apotek. Sebab semua obat memiliki efek samping dan kontraindikasi yang perlu diperhatikan.

Selain kondisi kesehatan yang termasuk golong kontraindikasi, tentunya aman untuk mengatasi batuk berdahak dengan menggunakan Bisolvon tablet. Apabila gejala batuk tak kunjung membaik selama beberapa minggu, segera periksakan ke dokter. 

Neozep Forte: Kegunaan, Aturan Pakai & Efek Samping

  • June 16, 2021

Kamu sedang mengalami bersin-bersin dan hidung tersumbat? Atau gejala flu lainnya? Pastikan kamu memilih obat flu yang mampu meredakan berbagai gejalanya, seperti Neozep Forte. Selama bertahun-tahun, obat ini telah dipercaya sangat ampuh untuk mengatasi gejala-gejala flu, seperti sakit kepala, demam, hidung tersumbat dan bersin-bersin.

Apa itu Neozep Forte?

Neozep Forte merupakan obat yang berguna untuk meredakan gejala flu, seperti sakit kepala, demam, hidung tersumbat dan bersin-bersin. Neozep Forte termasuk golongan obat bebas tanpa harus menggunakan resep dokter dan sangat mudah didapatkan dimanapun, seperti apotek, toko obat dan minimarket. 

Apa saja kegunaan Neozep Forte?

Neozep Forte memiliki beragam kandungan bahan aktif yang berguna untuk meredakan gejala flu. Berikut kegunaan Neozep Forte berdasarkan kandungannya, antara lain:

  1. Parasetamol

Parasetamol merupakan obat untuk meredakan nyeri dan penurun demam yang biasanya dirasakan oleh seseorang yang menderita flu. 

  1. Salicylamide

Salicylamide berperan sebagai antipiretik dan analgesik yang berguna untuk menurunkan demam dan nyeri akibat peradangan yang terjadi di otot, sendi dan tulang.

  1. Chlorpheniramine Maleate

Chlorpheniramine Maleate berfungsi untuk meredakan gejala akergi, seperti rhinitis dan urtikaria. Obat ini juga sangat ampuh untuk mengatasi antihistamin generasi yang pertama lainnya. 

  1. Phenylpropanolamine HCI

Phenylpropanolamine HCI adalah obat yang berguna untuk mengatasi hidung tersumbat akibat pilek, alergi atau sinusitis. Kandungan obat ini hanya dapat meredakan gejala yang disebabkan penyakit saja bukan menyembuhkan penyebab munculnya gejala penyakit tersebut. 

Bagaimana dosis dan aturan penggunaan Neozep Forte?

Dosis

Dewasa: 1 tablet untuk sekali minum, 3-4 tablet per hari

Anak-anak usia 6 tahun ke atas: ½ tablet untuk sekali minum, 1 1/2-2 tablet per hari

Apa saja hal yang harus diperhatikan sebelum penggunaan Neozep Forte?

Berikut hal penting yang harus diperhatikan dalam penggunaan Neozep Forte, antara lain:

  • Hindari penggunaan obat ini pada seseorang yang memiliki alergi terhadap komponen yang terkandung di dalam obat ini.
  • Hindari penggunaan obat ini kepada penderita tekanan darah tinggi berat, diabetes serta penyakit hati dan ginjal.
  • Hindari penggunaan obat ini pada seseorang yang sedang mengonsumsi obat antidepresan.
  • Penggunaan obat ini dapat menyebabkan kantuk. Jadi, hindari mengoperasikan kendaraan setelah mengonsumsi obat ini.
  • Obat ini tidak disarankan untuk digunakan dalam jangka panjang.
  • Hindari penggunaan obat ini jika sedang mengonsumsi alkohol.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika kamu mengalami susah tidur, jantung berdebar dan pusing yang berkepanjangan.
  • Konsultasi ke dokter terlebih dahulu jika kamu sedang hamil, menyusui atau berencana untuk hamil. 

Apa saja efek samping yang mungkin ditimbulkan karena penggunaan Neozep Forte?

Setiap obat tentunya memiliki efek samping yang mungkin saja bisa terjadi. Penggunaan Neozep Forte mungkin dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti mengantuk,mulut kering, gangguan pencernaan, iritasi lambung dan mulut kering. Tentunya efek samping obat ini mungkin berbeda-beda pada setiap orang.

Kondisi kesehatan seperti apa yang dapat berinteraksi dengan penggunaan obat ini?

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit tentu dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan kamu memberitahu dan berkonsultasi ke dokter dengan masalah medis lainya untuk mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan. Berikut beberapa penyakit yang dapat mempengaruhi penggunaan Neozep Forte, antara lain: 

  • Gangguan hati dan ginjal
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Alergi atau hipersensitif terhadap kandungan dalam obat ini
  • Asma
  • Diabetes
  • Hamil dan menyusui

Khasiat dan Kegunaan Obat Encephabol untuk Fungsi Otak

  • June 9, 2021

Encephabol adalah obat yang umumnya digunakan untuk terapi kondisi yang melibatkan otak, misalnya pasca bedah otak, cedera serebrovaskular, dan banyak lainnya. 

Enephabol mengandung pyritinol dihydrochloride (diHCl) monohydrate 100 mg. Pyritinol termasuk ke dalam nootropik yang berfungsi meningkatkan fungsi kognitif. Karena itu tak jarang banyak orang menggunakan enephabol untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat mereka. 

Apa itu pyritinol, senyawa dalam Encephabol?

Pyritinol atau juga dikenal sebagai pyrithioxine adalah senyawa dengan dua molekul vitamin B6 yang diikat oleh dua atom belerang (disulfida). Encephabol yang dipasarkan di Indonesia mengandung pyritinol dihydrochloride (diHCl) monohydrate, yang merupakan turunan dari pyritinol. 

Secara historis, senyawa ini telah digunakan di negara-negara Eropa untuk terapi pengobatan demensia dan masalah penurunan kognitif pada orang tua. 

Khasiat dan kegunaan Encephabol

Encephabol tablet 100 mg diindikasikan untuk mengatasi kondisi seperti trauma kranioserebral, kondisi sesudah bedah otak, cedera serebrovaskular dan proses degeneratif serebral, profilaksis keadaan bingung pasca narkotik, kondisi sesudah anoksia serebral (sesudah henti jantung).

Selain itu, berikut cara kerja dan khasiat pyritinol (Encephabol):

  1. Terlibat dalam fungsi saraf neuron

Pyritinol terlibat dalam pemulihan dan perbaikan neuron kolinergik yang rusak, meningkatkan kadar asetilkolin dan penyerapannya. Asetilkolin merupakan neurotransmitter penting bagi tubuh yang berperan dalam menstimulasi otot sehingga bisa menyampaikan sinyal pesan dari satu sel ke sel lainnya. 

Asetilkolin terlibat dalam banyak proses penting, seperti konsentrasi, daya ingat, dan kinerja otot. Ketika kadar asetilkolin berkurang, proses penting tersebut akan terganggu. Fungsi asetilkolin yang terganggu juga terkait dengan beberapa penyakit termasuk Alzheimer, Parkinson, dan Myasthenia Gravis. 

Penelitian juga membuktikan bahwa terapi pengobatan pyritinol dapat meringankan kondisi pasien dengan sindrom Tourette. 

  1. Meringankan gejala disleksia

Disleksia adalah gangguan belajar pada anak-anak yang ditandai dengan kesulitan membaca, menulis, atau mengeja. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam APA menemukan bahwa terapi dengan Encephabol dapat mengurangi gejala disleksia, diskalkulia, atau disortografi pada anak-anak. 

  1. Meringankan gejala epilepsi

Sebuah penelitian menemukan bahwa terapi pengobatan Encephabol dapat meningkatkan fungsi kognitif pada pasien epilepsi berusia kurang dari 12 tahun hingga di atas 12 tahun. Dalam penelitian tersebut, sebelum pemberian obat pasien epilepsi menunjukkan kesalahan kognitif yang besar, kecepatan membaca rendah, dan pembelajaran yang buruk. 

Setelah pemberian Encephabol, pasien menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kesalahan pembelajaran menurun, dan kecepatan membaca meningkat. Terapi ini juga tidak menyebabkan efek samping dan memperparah kejang. 

Selain untuk fungsi kognitif, pyritinol juga efektif untuk mencegah mabuk sehingga terkadang dipasarkan sebagai pil anti-mabuk. Dalam sebuah penelitian in vivo, pyritinol juga ditemukan efektif mengurangi gejala yang berhubungan dengan  rheumatoid arthritis.

Dosis dan aturan penggunaan

Pyritinol adalah senyawa yang semi-larut dalam air yang bisa dikonsumsi sebelum makan. Namun dianjurkan untuk mengonsumsinya setelah makan dengan menelannya secara utuh. Untuk anak-anak, konsumsi 1 tablet sebanyak 3 kali sehari, sedangkan untuk orang dewasa 2 tablet sebanyak 3 kali sehari. 

Catatan

Di Indonesia, Encephabol dipasarkan sebagai obat bebas yang bisa digunakan tanpa resep dokter. Namun ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya, terutama jika Anda merupakan wanita hamil, ibu menyusui, atau pasien rheumatoir arthritis.

Hindari penggunaan Encephabol jika Anda memiliki gangguan fungsi ginjal atau hati yang berat, perubahan serius pada penghitungan darah, dan menderita penyakit autoimun seperti lupus erythematosus, myasthenia, dan pemfigus.